Cara Membedakan Tas Chanel Asli dan Palsu dalam 7 Langkah

Oleh François V. (Kurator Senior) • 14 Des 2024

Dalam dunia luxury, sangat sedikit produk yang mampu mempertahankan nilainya secara konsisten seperti tas Chanel Classic Double Flap. Namun, popularitas yang abadi ini menjadikannya salah satu barang yang paling sering dipalsukan secara global. Berikut adalah panduan definitif tentang bagaimana tim kurator kami memeriksa dan memverifikasi setiap produk di dalam butik Ratna.

1. Kerapatan & Keselarasan Jahitan

Tas Chanel asli memiliki kerapatan jahitan yang sangat tinggi, biasanya berkisar 10 jahitan atau lebih per inci. Kerapatan ini menjaga struktur tas tetap kokoh dan rapi. Barang tiruan sering kali menggunakan kerapatan jahitan yang rendah, sehingga pola quilting tampak terlalu menggelembung. Selain itu, pola jahitan belah ketupat harus sejajar dengan sempurna antara saku belakang dan penutup depan tas.

"Keaslian ditemukan pada detail terkecil yang tidak akan pernah bisa ditiru oleh pabrik replika massal."

2. Mekanisme Kunci Double C

Mekanisme penguncian adalah poin pemeriksaan yang sangat krusial. Logo C sebelah kanan harus selalu menumpang di atas logo C kiri di bagian atas, dan logo C kiri menumpang di atas logo C kanan di bagian bawah. Plat kunci logam di bagian dalam flap harus menggunakan baut minus (flathead) dan diukir dengan tulisan "CHANEL" di sisi kiri dan "PARIS" di sisi kanan.

3. Kualitas & Tekstur Kulit

Kulit Caviar asli terbuat dari kulit anak sapi bertekstur (grained calfskin). Teksturnya kokoh, berbutir halus, dan memiliki kilau alami yang lembut, serta tidak pernah mengeluarkan bau bahan kimia atau lem sintetis yang menyengat.

Miliki Koleksi Asli

Jelajahi Koleksi Klasik Chanel

Temukan koleksi Chanel Classic Flap, Lady Dior, dan Hermès Birkin yang telah terverifikasi keasliannya oleh kurator profesional kami.